Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Analisa. Tampilkan semua postingan

19 Oktober 2012

Kisah Teledor #5 : Kecopetan? Yakin?

Ada apa sebenarnya dengan judul tersebut? Apa yang terjadi? Tidak terjadi apa apa, melainkan sebuah Rejeki yang berpindah, mengapa berpindah? Simak Kisah di bawah ini.


Sebut saja namanya Vera, Gadis Cantik berambut pirang, bertubuh semampai, STOP. Mengapa pembukaan nya seperti Kisah yang  Dewasa? Jangan, saya hampir saja melakukan sebuah keteledoran di Kisah Keteledoran ini. Kala itu, dia pergi ke sebuah mal, menuju ke counter khusus wanita, dengan sangat lihai dan gesit, dia mengambil beberapa potong pakaian, dan perhiasan. Sampai di sini, apa yang terpikir dalam benak Anda? Dia pencuri? Menurut saya bukan, dia sedang gesit dalam berbelanja.

Dia memang sering mengunjungi counter itu, yang menurut dia, counter tersebut cukup nyaman, dan aman. Ketika dia selesai memilih barang barang yang akan dia belanjakan, dia menuju ke kasir, untuk membayar barang yang dia beli. Ketika dia membuka tas nya, dia mencari cari dompet nya, dia tidak menemukan dompetnya, dia pun panik dan kalang kabut. Akhirnya dia berteriak kecopetan dan berteriak memanggil keamanan counter, dan membuat pengunjung lain menjadi panik, Sampai di sini, Apa yang Anda dapat hubungkan dengan gambar di atas, dan perilaku Vera? Kecopetan? Tentu saja tidak, Karena Vera telah teledor, bukan berarti dia lupa mengamankan dompetnya, namun dia lupa kalau dia telah memindahkan dompet nya ke saku celana nya. Akhirnya, dia tersipu malu karena keteledoran nya.

Kata Mutiara : Anda belum tentu dapat mengenali seseorang dengan menilai seseorang tersebut hanya dari penampilannya, dan ingatlah selalu, perubahan, pemindahan sekecil apapun yang Anda lakukan, sebelum Anda menduga hal yang terburuk telah terjadi pada Anda.

Oleh : Orang Teledor

Kisah Teledor #4 : Siapa Yang Teledor? Saya Atau Anda?

Teledor, mengapa begitu banyak kata teledor di situs ini? Apakah ini hanya merupakan situs keyword stuffing yang berhubungan dengan kata teledor? Agar setiap orang yang teledor mengetikkan kata teledor pada situs pencarian bernama google itu menemukan situs ini? Mengapa Anda bertanya? Mengapa Anda meng-iya kan pertanyaan tersebut padahal Anda tahu Anda tidak bertanya, melainkan saya yang bertanya? berarti Anda sudah melakukan sebuhah keteledoran. Tidak, tentu saja tidak, apa yang tidak? Tidak, situs ini bukan merupakan sarana untuk ber-keyword stuffing supaya orang yang mengetikkan kata teledor dapat menemukan situs ini.

Jadi ini situs apa? Jadi Anda sudah lupa? Kalau situs ini adalah situs Edumor, Edumor? Apa itu? sudahkah Anda membaca Kisah Keteledoran #1 ? Di situ dijelaskan bahwa Orang Indonesia seringkali menggunakan Bahasa yang dibuat sendiri demi memudahkan mengartikan kata tersebut walaupun tidak tepat, STOP Kita sudah melupakan Topik Kita, Edumor yakni Edukasi Humor. Memang, jika Anda mencari kata tersebut di Kamus Bahasa Indonesia, mungkin Anda tidak menemukan Hasil yang relevan, dan berhubungan dengan kata Edukasi dan Humor. Itulah kami, kami juga ingin menyebutnya menjadi lebih mudah.

Jadi Intinya, Situs ini bukan merupakan sarana untuk ber-keyword stuffing ria, jadi, hal apa yang menjadi keteledoran di Kisah Keteledoran ini? Apakah Anda memang tidak menyimak, atau Anda tidak terlalu memikirkan apa yang menjadi keteledoran di situs ini? Di Atas, terdapat tulisan yang salah, terdapat kata "sebuhah". Jadi siapa yang teledor? Apakah Penulis yang salah mengetikkan huruf? Atau Anda yang tidak memperhatikan telah terjadi sebuah keteledoran dan Anda tidak menyadarinya?

Kata Mutiara : Keteledoran kecil, dapat membuat hal baik yang sudah kita lakukan menjadi tidak sempurna,  dan sering kali kita melewatkan keteledoran kecil tersebut karena mengejar sesuatu yang menurut kita "banyak lebih bagus" daripada mengutamakan sebuah kualitas.

Oleh : Orang Teledor

18 Oktober 2012

Kisah Teledor #1 : Seseorang yang memakan bakso tidak memakai mangkuk

Jika Anda membaca judul tersebut, apa yang terdapat di benak Anda? tentunya Anda memikirkan hal yang sungguh sungguh Aneh, Bahwa Ada orang yang memakan bakso tanpa memakai mangkuk. Hebat sekali ya orang itu memakan bakso tidak memakai mangkuk. Mungkin Anda menyebut ini sebagai keteledoran pertama ketika Anda membaca judulnya, tentu saja tidak, kita sudah mengalami banyak keteledoran sebelumnya, jadi apakah saya teledor memberikan judul kisah keteledoran ini sebagai Kisah Teledor yang pertama? Namun tidak apa apa, itu tidak menyakitkan, STOP. Topik kita bukan judul Kisah ini.

Pada umumnya orang banyak berpikir bahwa jika ada orang bilang memakan bakso tidak memakai mangkuk, maka pernyataan tersebut akan menimbulkan pemikiran, bahwa orang tersebut merupakan orang aneh. Padahal kalau kita mengatakan orang yang memakan bakso tidak memakai mangkuk itu aneh justru kita yang aneh. Dalam bahasa Indonesia, kita seringkali mengucapkan kata kata semau kita mengganti ganti kata yang sudah ada, menjadi kata yang seenak kita dan semau kita pada saat menggunakannya.

Tentu Saja, Orang Memakan Bakso tidak memakai mangkuk, tetapi dia memakan bakso memakai mulutnya, sadarkah Anda? Kata memakan, berarti memasukkan sesuatu kedalam mulut, mengunyahnya, kemudian menelannya. Jadi, jika kita katakan seseorang memakan bakso tidak menggunakan mangkuk, maka itu memang bukan merupakan sesuatu yang Aneh. Tentu saja jika kita membahas hal yang berkaitan dengan kata kerja "memakan",  maka mulutlah yang dipakai untuk memakan, bukan mangkuk.

Kata Mutiara : Cermatilah terlebih dahulu kata kata yang Anda dengar, sebelum menuding orang lain telah melakukan sesuatu yang tidak wajar, karena salah pemahaman.

Oleh : Orang Teledor
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...